Header AD

Inilah Nokia 6.2 & 7.2, Bawa Tiga Kamera ZEISS dengan Sensor 48 Megapiksel


Setelah beberapa teaser dan rumor yang tersebar, lewat gelaran IFA 2019 di Berlin, HMD Global resmi memperkenalkan duo Nokia 6.2 dan 7.2, ponsel Android terbaru mereka dengan tiga lensa kamera utama. Keduanya merupakan ponsel pertama yang dirilis HMD secara global dengan wide-angle lens, berbeda dengan Nokia X71 yang secara eksklusif dirilis untuk pasar China.


Sama seperti 6.1 Plus dan 7.1 (yang absen hadir di Indonesia), Nokia 6.2 dan 7.2 punya desain yang identik. Layar penuh dengan waterdrop notch di sisi depan, serta desain kamera sirkular di belakang yang ditemani sensor sidik jari. Yup, sayangnya keduanya belum dilengkapi in-display fingerprint sensor yang kini cukup banyak ditemukan di ponsel Android kelas menengah. Mungkin tahun depan, ya.


Nokia 7.2 punya layar berdimensi 6.3 inci FHD+ dengan teknologi PureDisplay dan prosesor khusus untuk meningkatkan konten biasa ke standar HDR. Kaca 2.5D di sisi depan dan belakang dilindungi lapisan Corning Gorilla Glass 3, lengkap dengan jack audio 3.5mm dan tombol Google Assistant. Materialnya terbuat dari kombinasi polimer komposit yang diklaim dua kali lebih kuat dari polikarbonat, serta frame metal.

Chipset yang digunakan adalah Snapdragon 660 dengan CPU octa-core Kryo 260 plus GPU Adreno 512, ditambah konfigurasi RAM 4/6GB dan memori internal 64/128GB. Yup, HMD belum menggunakan chipset generasi terbaru maupun seri-700 untuk ponsel ini. Kapasitas baterai 3500 mAh diklaim mampu bertahan hingga dua hari pemakaian.


Tentu yang jadi fitur utama ponsel ini adalah kameranya. Dengan desain yang mirip seperti modul kamera Lumia 830/1020 plus lensa ZEISS, Nokia 7.2 punya tiga sensor berbeda. Sensor utamanya beresolusi 48MP dengan ukuran sensor 1/2" dan bukaan f/1.8. Dengan teknologi Quad Pixel, Nokia 7.2 dapat menghasilkan foto 12MP berkualitas tinggi, layaknya teknologi PureView terdahulu. Mode HDR dan night mode juga dapat menggabungkan hingga 8 foto sekaligus dalam satu waktu, agar hasil foto low-light tetap terang.

Ditemani sensor ultra-wide angle 8MP f/2.2 dengan lebar 118 derajat, kamu bisa ambil foto dengan objek lebih banyak tanpa harus mundur 2-3 langkah. Sensor ketiga merupakan depth sensor beresolusi 5MP — ZEISS memberikan tiga efek bokeh eksklusif yaitu Modern, Swirl dan Smooth agar hasil foto lebih menarik.

Di sisi depan, ada kamera selfie 20MP f/2.0. Semua kamera di Nokia 7.2 menggunakan lensa dari ZEISS. Dan untuk perekaman video, Nokia 7.2 mampu merekam hingga resolusi 4K dengan teknologi audio spatial surround sound lewat dua mikrofon built-in.


Lanjut ke Nokia 6.2 Hampir semua spesifikasinya identik, mulai dari kelengkapan port, layar dan material fisik. Tetap dengan konfigurasi tiga sensor kamera, namun sensor utamanya "hanya" beresolusi 16MP f/1.8 tanpa lensa dari ZEISS. Resolusi kamera depan juga turun menjadi 8MP.

Chipset yang digunakan juga masih sama dengan 6.1 Plus, yaitu Snapdragon 636 dengan opsi RAM 3/4GB dan memori 32/64/128GB. Setidaknya, layarnya sama-sama mendukung PureDisplay dengan standar HDR10. Kedua ponsel hadir dengan Android 9 Pie dan akan mendapat jaminan software update hingga 2 tahun, plus security update hingga 3 tahun, standar Nokia. Sensor NFC juga ada untuk negara tertentu. Nah, belum tahu nih Indonesia kebagian yang mana.

Nokia 7.2 mulai dijual pada bulan September ini dengan harga ritel 299 Euro (sekitar Rp4,6 jutaan) untuk varian 4/64GB, dan 349 Euro (Rp5,4 jutaan) untuk varian 6/128GB. Nokia 6.2 menyusul mulai bulan Oktober di harga 199 & 249 Euro (Rp3,1 jutaan & Rp3,8 jutaan) untuk varian 3/32GB dan 4/64GB. Semoga keduanya bisa hadir secara resmi di Indonesia dengan waktu yang segera.

Untuk spesifikasi lengkap, kamu bisa unduh data sheet keduanya berikut (via NokiaMob):

Nokia 6.2 - Data Sheet
Nokia 7.2 - Data Sheet
Inilah Nokia 6.2 & 7.2, Bawa Tiga Kamera ZEISS dengan Sensor 48 Megapiksel Inilah Nokia 6.2 & 7.2, Bawa Tiga Kamera ZEISS dengan Sensor 48 Megapiksel Reviewed by Prasetyo Herfianto on September 05, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar