Langsung ke konten utama

Kedua Mantan Eksekutif Nokia, Stephen Elop dan Jo Harlow Meninggalkan Microsoft


Hari ini, CEO Microsoft, Satya Nadella mengumumkan pergantian personil untuk Senior Leadership Team, untuk mencapai ambisi perusahaan yang saat ini mengedepankan produktivitas, cloud platform dan komputasi personal. Sebagai bagian dari pergantian, kedua mantan eksekutif Nokia yang berada di Microsoft juga terkena dampak dan keluar dari perusahaan.

Keduanya adalah Stephen Elop dan Jo Harlow. Stephen Elop sebelumnya adalah CEO Nokia, yang setelah proses akuisisi berganti jabatan sebagai Executive Vice President untuk Microsoft Devices Group. Dalam masa jabatannya di Nokia, Stephen lah yang membuat perubahan drastis dengan mendatangkan Lumia saat Nokia sedang "nyaman" menggunakan Symbian sebagai sistem operasi utamanya.

Stephen Elop di event terakhir Nokia World, akhir 2013 lalu
Stephen Elop akan meninggalkan Microsoft dalam masa transisi beberapa waktu kedepan. "Stephen dan saya telah setuju jika sekarang adalah waktu yang tepat untuk beliau mundur dari Microsoft. Saya turut menyesali hilangnya kepemimpinan yang beliau miliki, dan ikut melihat kemana destinasi beliau selanjutnya.", ucap Satya Nadella.

Selain Satya Nadella, Jo Harlow juga turut tergeser dari Microsoft sebagai bagian dari re-organisasi kepemimpinan. Jo Harlow sebelumnya menjabat sebagai Executive Vice President of Smart Devices di Nokia, lalu sebagai Head of Phones di Microsoft bersama Stephen. Dalam masa jabatannya, Jo Harlow telah memperkenalkan kepada kita beberapa produk Lumia, mulai dari Lumia 920, hingga Lumia 925 dengan aksi slam dunk beliau yang sempat memukau seluruh pers pada event perilisannya.

Wawancara Nokianesia dengan Jo Harlow di event perilisan Nokia X @ MWC 2014

Kini Microsoft hanya menjadikan satu orang saja sebagai pimpinan untuk Windows and Devices Group, memimpin seluruh produk seperti HoloLens, Surface, Lumia, Xbox dan perangkat lainnya. Microsoft menunjuk Terry Myerson, yang kini sudah cukup terkenal saat perilisan Windows 10 beberapa waktu lalu. 

Sebelumnya, salah satu "camera guru" Nokia, Ari Partinen, juga meninggalkan Nokia saat proses akuisisi sedang berjalan, dan kini bergabung dengan Apple. Namun masih tersisa beberapa camera expert lain yang saat ini masih berada di Microsoft, yaitu Kristina Bjorknas dan Juha Alakarhu yang ikut dalam proses pembuatan kamera untuk Nokia 808 Pureview dan Lumia 1020.

Bagaimana pendapatmu mengenai pergantian strategi Microsoft yang berdampak mengeluarkan mantan eksekutif Nokia ini? Semoga ini tidak berdampak buruk, atau bahkan berdampak baik dengan flagship Lumia yang akan dirilis akhir tahun nanti ya.

Sumber: Microsoft, The Verge