Langsung ke konten utama

Review: Windows 10 Technical Preview for Phones Build 10051


Setelah menunggu delay update karena database bermasalah, dan "tersangkut" di Windows Phone 8.1 Update 2 (GDR2), akhirnya kami berhasil menginstall Windows 10 Technical Preview Build 10051 di Nokia Lumia 1520. Bagaimana kesan setelah satu hari penggunaan secara intensif? Berikut review singkatnya. (Spoiler: not suitable for daily use)

Pada artikel kali ini, kami tidak menyertakan screenshot semua tampilan baru di Windows 10 Technical Preview, karena sudah banyak tersedia pada beberapa artikel sebelumnya (1, 2, 3, 4, 5, 6). Yang kami post di sini adalah beberapa tampilan yang memang baru dari sebelumnya, dan fitur-fitur tertentu yang cukup penting dan menarik untuk diketahui. (Catatan: screenshot diambil dari Lumia 1520 yang memiliki dimensi layar 6-inch, jadi wajar jika font terlihat lebih kecil dari biasanya).

Sebelum bahas fitur-fitur baru, kita bahas dulu isu-isu yang ada di build ini yuk. Berikut daftar isunya:
  • Kurang Responsif: ini sangat wajar untuk OS yang masih dalam tahap belum final. Scroll sana-sini terkadang terasa lag, dan efek transisi antar menu kurang lancar. Di build ini, scroll juga sering disalahterjemahkan sebagai tap.
  • Blank & Stuck: saat sedang membuka foto, aplikasi, maupun resume aplikasi dari Recent View, blank seringkali terjadi. Penulis juga harus melakukan soft reset lebih dari lima kali, karena Lumia stuck secara tiba-tiba. Baik saat membuka aplikasi, download, bahkan saat membuka kunci layar.
  • Gangguan Data Seluler: saat pertama kali update, data seluler tidak dapat di-nonaktifkan. Perlu dilakukan format ulang agar data seluler dapat kembali aktif, sehingga cukup merepotkan. Beberapa user lain juga melaporkan flight mode aktif dan tidak dapat di-nonaktifkan. Plus, selama penggunaan, Lumia tidak pernah mendapat sinyal LTE dari Telkomsel, hanya HSDPA+.
  • Inconsistent UI: tampilan beberapa aplikasi baru, kurang selaras satu dengan yang lain. Beberapa menggunakan background putih, lainnya dengan background hitam. Beberapa tombol terlalu kecil dan tidak dapat disentuh (seperti di People dan Internet Explorer). Pada aplikasi seperti People Hub, cukup geser ke kiri dan kanan untuk berpindah bagian. Namun di aplikasi seperti Alarm, user harus menyentuh judul untuk berpindah bagian. Ya, Microsoft telah mengatakan bahwa UI yang digunakan saat ini belum final dan dapat berubah di masa mendatang.
  • Tanpa Office Suite: Aplikasi Office yang merupakan universal apps tidak tersedia dalam build ini, dan baru tersedia beberapa minggu lagi. Selama Office belum tersedia, kamu tidak bisa mengakses OneNote dan dokumen seperti Word, PowerPoint dan Excel. Penulis telah mencoba untuk membuka dokumen via OneDrive dari browser, hasilnya bisa (walaupun tanpa edit) untuk dokumen dan tidak untuk OneNote.
  • Update Aplikasi Bermasalah: Walaupun sudah format Lumia dan cek update lewat Store, aplikasi tidak kunjung terupdate. Bahkan saat mencari aplikasi di Store, opsi update tidak langsung tersedia. Setelah beberapa puluh menit, saat dicoba lagi, update baru muncul.
  • Notifikasi SMS: saat mengirim SMS, akan ada notifikasi bahwa pengiriman telah gagal dan diberi petunjuk untuk mengirim ulang SMS. Namun jangan khawatir, karena SMS dapat masuk ke penerima (hanya false alarm).
  • Gangguan Pada Aplikasi: Seperti yang dikabarkan oleh @sidikbener, aplikasi BBM tidak dapat dibuka dan install ulang aplikasi tidak menyelesaikan masalah. Namun ini tidak dialami oleh semua user. Saran kami, hard reset terlebih dahulu sebelum install aplikasi di Windows 10 Technical Preview.
  • Beberapa bug kecil lain seperti tidak dapat menyimpan gambar dari browser, tidak dapat akses settings di Internet Explorer (gambar bawah kiri), dan background yang mengecil sendiri (gambar bawah kanan).

Itu adalah beberapa bug yang cukup mengganggu penggunaan Windows 10 Technical Preview build 10051 ini. Sekarang, kita bahas fitur-fitur barunya yang menarik. Di Windows 10, live tiles atau homescreen mendapatkan perubahan pada background tiles. Jika sebelumnya gambar mengisi masing-masing tiles, kali ini, gambar atau di belakang tiles yang setengah transparan, dengan warna tiles mengikuti skema warna yang kita pilih. Pada list aplikasi, di bagian atas terdapat daftar aplikasi yang baru diinstall. Dan yang menarik, tombol pintas di notification bar kini dapat di-ekspansi untuk menampilkan lebih banyak pintasan.


Lanjut ke People Hub. Di build terbaru ini, People Hub mengalami perubahan tampilan secara keseluruhan. Gambar masing-masing kontak dibuat melingkar, dengan search bar yang siaga di atas, memudahkan untuk pencarian kontak. Sayangnya, huruf alfabet berwarna biru tidak dapat disentuh untuk "lompat" ke kontak dengan huruf depan tertentu. Tab What's New dan Groups memiliki fungsi yang sama dari People Hub di Windows Phone 8.1.


Aplikasi Messaging juga mendapat tampilan baru yang cukup simpel. Namun pada build ini belum terdapat fitur untuk berpindah jalur kirim pesan langsung di dalam conversations, antara lewat SMS dan Skype.


Oh ya, keyboard di Windows 10 Technical Preview juga mendapat banyak fitur dan termasuk peningkatan paling signifikan bagi kami. Keyboard memiliki tiga layout: standar (gambar bawah kiri), mepet ke kiri dan kanan layar yang berfungsi untuk memudahkan pengetikan menggunakan satu tangan. Keyboard juga dapat dipindah posisi tinggi rendahnya, dengan menahan tombol spasi. Tersedia tombol khusus seperti trackball untuk memindahkan kursor, dan tombol mic untuk fungsi text-to-speech. Fitur text-to-speech ini sangat cermat, bisa menentukan kapan harus memberi tanda baca secara otomatis. Dalam pengaturan, tersedia opsi "keyboard size" dengan tiga ukuran. Namun saat penulis mencoba mengganti, tidak ada perubahan pada keyboard. Mungkin fitur ini belum tersedia untuk sekarang.


Pada build 10051 ini, aplikasi email dan kalender bawaan dihilangkan dan digantikan oleh Outlook Mail & Outlook Calendar (yang bisa kamu cari dari daftar aplikasi). Lagi-lagi, tampilannya kini selaras dengan veri PC karena merupakan universal apps. Kamu bisa melakukan swipe ke kiri atau kanan untuk menghapus atau menandai email tertentu dengan mudah. Cortana juga berubah tampilan secara minor. Ketiga aplikasi ini menggunakan background putih dan tidak dapat diganti.


Walaupun Office Suite belum tersedia pada built ini, mode format seperti di Office Word sudah tersedia di Outlook Mail. Pilihan lampiran juga tidak sekadar foto, melainkan akan dibawa ke File Explorer, sehingga kamu bisa melampirkan dokumen berformat apapun. Tentunya selama tidak melebihi limit ukuran email ya.


Project Spartan merupakan salah satu tambahan fitur di Windows 10 yang ditunggu-tunggu. Tampilannya cukup menarik, dengan letak URL yang kini berpindah posisi di atas layar, lengkap dengan tombol refresh dan Reading View. Fitur Reading View berfungsi untuk menampilkan gambar dan teks yang penting pada sebuah artikel, sehingga dapat dibaca lebih mudah dan nyaman. Yang perlu disempurnakan menurut kami, adalah bar bawah yang masih terlalu besar (sehingga memakan porsi tampilan web), dan tidak adanya kemampuan untuk simpan gambar.


Aplikasi Maps di Windows 10 merupakan kombinasi antara Bing dan HERE Maps, menjadi satu aplikasi universal dengan tampilan cukup menarik. Fiturnya cukup lengkap, mulai dari 3D view, satellite view, traffic view, offline maps, dan Directions untuk navigasi saat berkendara.


Fitur Album belum juga tersedia pada aplikasi Photos di Windows10 Technical Preview build 10051. Nantinya, koleksi foto akan otomatis digabungkan menjadi album tertentu berdasarkan tanggal dan kemiripan foto - seperti Lumia StoryTeller. Selain Album, foto dan video dari OneDrive juga ditampilkan by default, namun membuat pencarian foto sangat lambar baik untuk scroll dan membuka foto. Matikan fitur ini lewat Settings untuk performa yang lebih baik.


Di Lumia dengan layar besar seperti Lumia 1520, Recent View diubah menjadi grup dengan masing-masing empat aplikasi. Recent View juga dapat diakses saat setelah mengakses aplikasi beriorientasi landscape. Plus, pada build ini, jumlah aplikasi maksimal yang ditampilkan adalah 15. Selain itu, semua sama seperti versi lama, geser ke kiri dan kanan untuk berpindah, dan geser ke bawah untuk menutup aplikasi.



Dan seperti inilah dokumen word yang diakses via OneDrive dari browser. Sayangnya, di Project Spartan tidak ada opsi untuk mengubah versi tampilan menjadi desktop, sehingga tidak bisa menampilkan dokumen lewat Office online.


Kurang lebih seperti itu pengalaman kami menggunakan Windows 10 Technical Preview build 10051 kali ini. Dengan banyaknya isu yang ada, software ini dapat dikatakan seperti dalam tahap Alpha, dan sangat tidak layak untuk penggunaan sehari-hari. Berbeda dengan Developer Preview yang tingkat kematangannya mendekati final.

Jika kamu hanya memiliki satu Lumia atau menggunakan Lumia tersebut sebagai smartphone utama, kami sangat tidak menyarankan untuk update. Namun jika kamu memang sangat penasaran dengan segala fitur dan tampilan baru, sudah siap untuk downgrade, atau menggunakan Lumia sebagai smartphone sekunder, tidak ada salahnya untuk mencoba. Dan jangan lupa untuk memberi masukan ke Microsoft lewat aplikasi Windows Feedback, agar build berikutnya bisa lebih sempurna dan pas dengan permintaan user.

Sudah mencoba Windows 10 Technical Preview build 10051? Mempunyai pendapat dan pengalaman yang berbeda? Sampaikan lewat komentar di bawah ya.

 Lihat Juga


Pos populer dari blog ini

Belanja Aplikasi di Nokia Ovi Store

Nokia Ovi Store adalah layanan toko/kios aplikasi dari Nokia. Nokia Ovi Store menyediakan berbagai macam konten (aplikasi,games,themes,wallpaper hingga ringtones) untuk di unduh secara gratis ataupun berbayar. 
Ada 2 cara/sistem untuk membeli aplikasi di Nokia Ovi Store yaitu dengan sistem memotong pulsa dan Credit Card.
Bagi pengguna Nokia di Indonesia, Pembelian aplikasi di Nokia Ovi Store sangat mudah dengan adanya sistem pemotongan pulsa. Setelah bekerja sama dengan Telkomsel, Nokia Indonesia beberapa minggu lalu melakukan kerja sama dengan Indosat dan XL Axiata untuk sistem pemotongan pulsa. Dengan adanya kerja sama dengan Telkomsel, Indosat dan XL Axiata, berarti seluruh pelanggan dari 3 Provider tersebut dapat melakukan pembelian konten di Nokia Ovi Store dengan sistem pemotongan pulsa.

Ubah Home Screen Nokia X Kamu dengan Aplikasi "Madina Launcher" dari @MadinaTech !!

Jika kamu pengguna Nokia X dan ingin mengubah tampilan home screen dan tampilan menu utama Nokia X kamu menjadi seperti Android di smartphone Samsung, kamu bisa dengan mudah melakukannya dengan aplikasi "Madina Launcher".

Tips & Trick: Flash (Install Ulang Software) Nokia X Dengan Nokia Care Suite

Ingin me-refresh Nokia X kembali seperti semula? Malas untuk unroot dan menghapus file sistem yang sudah di-edit sebelumnya? Atau sudah root, lalu update software dan lupa un-root hingga tidak bisa install dan format ulang? Kamu dapat menggunakan Nokia Care Suite, software untuk flashing Nokia X.